• Jl. Raya Karangploso Km.04, Malang, Jawa Timur 65152
  • (0341) 494052
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
    • Logo Agromodern
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
41 dilihat       23 Juli 2026

PERKUAT KAPASITAS PETANI MELALUI BIMTEK BUDIDAYA JAGUNG CERDAS IKLIM

Pasuruan, 23 Juli 2026 - Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) merupakan program Kementerian Pertanian yang didukung oleh Bank Dunia untuk memperkuat pengelolaan kawasan dan pengembangan rantai nilai komoditas pertanian secara berkelanjutan dan inklusif. Salah satu upaya yang dilakukan dalam mendukung peningkatan kapasitas petani adalah melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Jagung Cerdas Iklim yang dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan yang diikuti oleh 250 petani jagung ini dibuka oleh Bapak Slamet Yakub selaku Ketua Koperasi Mangga Gadung Berkah Oro-Oro Ombo Wetan (KMGBO) yang menyampaikan apresiasi kepada BRMP Jawa Timur atas terselenggaranya bimbingan teknis bagi petani di Kecamatan Rembang. Selanjutnya, Indra Bagus Rahardjo, S.ST., M.Sc., selaku Katimker Layanan dan Penilaian BRMP Jawa Timur, memperkenalkan Program ICARE serta menyampaikan bahwa program ini telah membentuk empat koperasi berbasis komoditas di Kabupaten Pasuruan sebagai upaya memperkuat kelembagaan petani dan pengembangan agribisnis di tingkat kawasan.

Bimbingan teknis yang dimoderatori oleh Irma Susanti, S.P., M.P. ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Fuad Nur Aziz, S.P., M.P. yang menyampaikan materi budidaya jagung dengan sistem tanam Zig-zag, serta Athena Ilda Novanti, S.P. yang membawakan materi antisipasi hama dan penyakit tanaman jagung menghadapi kemarau panjang akibat fenomena El Nino 2026.

Dalam pemaparannya, Fuad Nur Aziz, S.P., M.P. menjelaskan bahwa peningkatan produktivitas jagung diawali dengan pemilihan lahan yang sesuai, penggunaan benih unggul bermutu, pengolahan tanah yang baik, serta penerapan pemupukan berimbang. Ia juga memperkenalkan sistem tanam Zig-zag, yaitu pengaturan posisi tanaman secara berselang-seling yang mampu meningkatkan populasi tanaman, mengoptimalkan distribusi cahaya matahari, dan mengurangi kompetisi antartanaman sehingga berpotensi meningkatkan hasil panen. Selain itu, peserta juga dibekali mengenai teknik pengairan, tahapan pemupukan berdasarkan fase pertumbuhan, hingga penanganan panen dan pascapanen yang tepat.

Pada sesi berikutnya, Athena Ilda Novanti, S.P. memaparkan strategi antisipasi peningkatan serangan hama dan penyakit tanaman jagung akibat fenomena El Nino 2026. Ia menjelaskan bahwa kenaikan suhu dan berkurangnya curah hujan berpotensi meningkatkan perkembangan hama seperti ulat grayak Fall Armyworm (FAW), penggerek batang, penggerek tongkol, kutu daun, thrips, belalang, hingga tikus, serta penyakit bulai, karat daun, hawar daun, busuk tongkol, dan gosong bengkak.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, petani dianjurkan menerapkan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT) melalui penerapan budidaya yang baik, sanitasi lahan, pemanfaatan agens hayati, penggunaan perangkap feromon, serta aplikasi pestisida secara bijaksana sebagai pilihan terakhir dengan rotasi bahan aktif. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan serangan organisme pengganggu tumbuhan sekaligus menjaga produktivitas jagung secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, BRMP Jawa Timur bersama Program ICARE berharap petani mampu menerapkan teknologi budidaya jagung yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim, memperkuat kelembagaan melalui koperasi, serta meningkatkan kemampuan dalam mengendalikan organisme pengganggu tumbuhan secara tepat sehingga produktivitas dan kualitas hasil panen jagung terus meningkat.

Prev Next

- Tim Humas


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    MONEV PILOTING PROJECT PM-AAS DI TRENGGALEK, MENUJU TARGET 10 TON/HA
    08 Agu 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    KOPERASI ICARE JATIM TERIMA KUNJUNGAN ASESMEN
    05 Agu 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    FGD DLA DAN VCA PERKUAT PENGEMBANGAN KOPERASI ICARE JATIM
    04 Agu 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    BRMP JAWA TIMUR TERIMA KUNJUNGAN PPL SAMPANG, PERKUAT SINERGI DAN DUKUNG SWASEMBADA PANGAN
    01 Agu 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    DPRD LUMAJANG DALAMI STRATEGI PENGEMBANGAN PETANI MILENIAL BERSAMA BRMP JAWA TIMUR
    29 Jul 2026 - By Tim Humas

tags

BRMP Jawa Timur ICARE

Akreditasi Sertifikasi :

Kontak

(0341) 494052
(0341) 471255
[email protected]

Jl. Raya Karangploso Km.04
Desa Kepuharjo. Kec. Karangploso
Kabupaten Malang - Jawa Timur
Indonesia
65152

Website: https://jatim.brmp.pertanian.go.id

Callcenter WA: 0822-4158-0822 

© 2022 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Jawa Timur. All Right Reserved